Salah satu kitab yang paling aneh di dalam Alkitab adalah Kitab Pengkotbah. Dan yang kedua adalah Kidung Agung. Mengapa Kitab Pengkotbah begitu aneh ? Karena isinya sepertinya pesimis dan berisi hal yang bersifat sia-sia. Bukankah Alkitab seharusnya optimis ? Bukankah Alkitab seharusnya memberikan pengharapan ? Bukankah iman itu didasarkan kepada pengharapan ? Bukankah Alkitab seharusnya juga memberikan arti ? Tetapi Kitab Pengkotbah mengatakan sia-sia. Bukankah hal ini aneh ?
Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang menulis kitab Pengkotbah ? Dikatakan di dalam ayat 1 bahwa “Inilah perkataan Pengkotbah, anak Daud, raja di Yerusalem” ( Pengkhotbah 1:1 ). Berarti Pengkotbah adalah anak Daud. Siapakah dia ? Anak Daud begitu banyak. Pengkotbah sendiri tidak menyebutkan namanya. Dia menyembunyikan namanya. Di dalam tradisi mengatakan dia adalah Raja Solomo. Dan saya juga berpendapat bahwa dia adalah Raja Salomo. Mengapa ?
